Forum Lingkar Pena - Cab Serang
E-mail : flp_serang@yahoo.com.

S E K U T U
Cybersastra
Titik Nol
Qizink La Aziva
FLP Yogyakarta
Poésie
Ritual Malam
Nanang Suryadi
Agustinus Wahyono
Hasan Aspahani

D O K U M E N
Powered by TagBoard Message Board
Name

URL or Email

Messages (
smilies)


FastCounter by bCentral

Saturday, March 15, 2003

PETISI MENENTANG PERANG

Kami berhimpun di sini
digerakkan oleh kepercayaan pada kemanusiaan dan akal sehat.

Kami percaya
tak ada manusia lebih mulia ketimbang lainnya.
Kami percaya
tidak ada manusia yang lebih berwenang terhadap kebenaran, lebih dari
yang lain.
Kami percaya
pada kemanusiaan dan akal sehat,
yang meniscayakan hubungan antar insan menjadi beradab.

Maka kami mengerti,
pencederaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan akal sehat
hanya akan mengakibatkan penderitaan bagi umat manusia.
Kami berpendapat,
pencederaan paling mengerikan atas nilai-nilai tersebut
adalah pengobaran peperangan terhadap sesama.
Kami mencatat,
tak terhitung jiwa telah melayang sia-sia
akibat peperangan dan kekerasan di seluruh sudut bumi sepanjang masa.
Kami membaca,
saat ini sekurangnya 11 juta umat manusia harus menyeberangi tapal
batas negaranya, hidup di tempat-tempat pengungsian, akibat
peperangan dan kekerasan.

Peperangan,
tak pernah memberi kami kepercayaan mampu menuntaskan masalah.
Peperangan,
sekarang dan seterusnya, menurut kami hanya alat
untuk mengabadikan kekerasan dan peperangan lainnya.
Peperangan,
hanya memberitahukan kepada kami, betapa rendahnya
pikiran-pikiran dibalik serenceng alasan perang,
sehingga alat-alat pembunuh manusia harus digerakkan
melakukan penumpasan terhadap sesama.

Maka kami yang berhimpun di sini menyatakan:

· Menolak
rencana perang yang dikobarkan Presiden Amerika Serikat George W Bush
terhadap Irak.

· Mengimbau
segenap umat manusia untuk menentang terus menerus setiap rencana
peperangan yang dipikirkan dan dilakukan siapapun dan kapanpun,
serta demi alasan apapun.


Jakarta, 8 Maret 2003


Yayasan Multimedia Sastra
Komunitas "cybersastra.net"
Milis "penyair"
Milis "puisikita"
Milis "Gedong Puisi"


Posted by Modal Gratis : 7:47 PM



kembali ke atas